RSS

Pengertian ‘Desain’

09 Jan

Sudah beberapa tahun ciprut mempelajari tentang desain. Terdengar begitu lama karena memang sudah 9 semester ciprut belajar di salah satu Institut di Surabaya dan tentunya jurusan Desain [sejak tahun 2004]. Ciprut yakin sudah banyak orang mengenal istilah ‘Desain’ tapi disini ciprut coba untuk memahami kontek pengertian ‘Desain’ lebih dalam lagi untuk me-refresh ingatan ciprut tentang desain itu sendiri tentunya.

Pengertian Desain

Sering ciprut jumpai orang-orang yang sudah salah kaprah menganggap ‘seni’ dan ‘desain’ itu hal yang sama. Padahal jika lihat dari pengertian saja sudah berbeda, pada dasarnya ‘seni’ adalah suatu pola pikir untuk membentuk ekpresi murni yang cenderung fokus pada nilai estetis dan pemaknaan secara privasi. Sedangkan ‘desain’ memiliki pengertian sebagai suatu pemikiran baru atas fundamental seni dengan tidak hanya menitik-beratkan pada nilai estetik, namun juga aspek fungsi dan latar industri secara massa, yang memang pada realitanya pengertian desain tidak hanya digunakan dalam dunia seni rupa saja, namun juga dalam bidang teknologi, rekayasa, dll. Berdasarkan tulisan di Wikipedia, secara etimologi, istilah ‘desain’ berasal dari beberapa serapan bahasa, yaitu kata “designo” (Itali) yang secara gramatikal berarti gambar dan bermakna:

  • to make preliminary sketches of [untuk membuat sketsa awal]
  • to plan and carry out [untuk merencanakan dan melaksanakan]
  • to form in the mind [terbentuk dalam pikiran]

dan dari kata “designare” (Latin) yang berati:

  • the arrangement of parts, details, form, color, etc so as to produce an artistic unit.
  • a plan, scheme, a project.

Data yang didapat untuk sebuah desain biasanya dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya. Kalau bicara tentang desain berarti bicara juga tentang analisa, konseptualisasi, strategi dan eksekusi. Semua itu penting.

Satu hal yang ciprut ambil dari kata-kata salah satu senior ciprut di bidang desain bahwa desain didalamnya selalu melibatkan proses yang membutuhkan waktu dan tenaga, tenaga itu bukan hanya dari tenaga fisik saja melainkan tenaga non-fisik juga. Maka dari itu desain bukan hal yang mudah dan instan, dan itulah alasan kenapa jasa desain cukup mahal, karena sesuai dengan tingkat kesulitan dan kompleksitas prosesnya, selain itu jika desain dianggap semata-mata hanya mengenai jasa, maka akan matilah perjalanan desain tersebut.

Ada lagi yang menyebutkan untuk istilah ‘desainer’ sendiri bisa dikatakan kasarannya begini aja… Desainer yang notabenya pelaku desain itu bukan hanya sebagai tukang gambar belaka melainkan konseptor atau perancang ‘sesuatu’. Jadi untuk mereka yang belum paham profesi ini namun membutuhkan jasa dari seorang desainner mohon mengertilah dan hargai profesi ini dengan sepantasnya deh karena meskipun terlihat sebagai profesi yang menyenangkan namun sebenarnya juga membutuhkan keahlian yang tidak semua orang punya serta tenaga fisik dan non fisik yang besar.

About these ads
 
Leave a comment

Posted by on January 9, 2012 in Art & Design

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 833 other followers

%d bloggers like this: