RSS

Gunung Wilis Jalur Kediri – Mojo

18 Jul

 Pada Juni 2012 Ciprut bersama beberapa teman refreshing ke Gunung Wilis. Pendakian Gunung Wilis dari Kab. Kediri bisa melalui Kec. Mojo lebih tepatnya daerah Besuki. Di daerah ini terdapat wisata alam berupa Air Terjun, salah satu diantaranya Air Terjun Dolo, sayangnya kita tidak bisa menyempatkan diri untuk pergi ke wisata Air Terjun Doho tersebut karena waktu yang dirasa tidak memungkinkan. Kawasan Gunung Wilis berupa perbukitan dengan puncak paling tinggi adalah 2552 Mdpl, keadaan alam di kawasan Gunung Wilis masih terbilang sangat asri, disini ada beberapa jenis flora yang dilindungi seperti edelweiss, anggrek, beberapa jenis fauna liar seperti kumpulan primata, spesies burung, dan beberapa hewan liar lainnya. Namun, kurang ketatnya pengawasan dari Dinas Kehutanan dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan membuat beberapa oknum jadi leluasa untuk berburu dan menganggu habitat tanaman dan hewan-hewan liar tersebut.

Perjalanan hari pertama tujuan kita adalah Ngebrak sebagai pos utama untuk kita bermalam. Pukul 14.30 kita start perjalanan dari Gazebo melalui jalan setapak. Jalur diawal perjalanan sangat bersahabat karena tidak begitu curam, namun di titik-titik tertentu ada jalur yang rusak karena tanah yang longsor, untuk melaluinya kita diwajibkan untuk melewati batang kayu tumbang dan licin, tidak ada cara lain untuk melewatinya selain dengan bantuan tali yang kita bawa.

Pukul 15.30 kita sampai di Lemah Kuning untuk istirahat sejenak, tempat ini berupa dataran dengan tanah yang berwarna kuning, kalau mau membuka tenda di sini bisa muat sekitar 2 tenda dome, namun dari sini sudah mulai dijumpai hewan kecil penghisap darah kotor yaitu ‘Pacet’ [sejenis lintah namun lebih kecil].

Setelah istirahat sejenak kita lanjutkan perjalanan menuju Pathok Wesi, dalam perjalanan kita bisa menjumpai 3 sumber mata air jernih yang bisa kita minum langsung. Sampai di Pathok Wesi sekitar pukul 16.45, Pathok Wesi merupakan punggungan yang diapit dua jurang. Dahulu disini terdapat pagar dari besi untuk melindungi pendaki agar tidak terjerumus ke jurang namun pagar besi itu sekarang sudah tidak ada lagi.

 

Pukul 17.30 kiita sampai juga di Ngebrak, untuk mencapai pos Ngebrak dari Pathok Wesi kita harus melalui jalan setapak menurun, melewati pos/gubuk pemburu, menyebrangi sungai kecil, serta menaiki sedikit tanjakan menuju punggungan Ngebrak, pos tempat kita bermalam ini lumayan luas dan pemandangannya indah sekali, di malam hari kalau kita beruntung kita bisa melihat pemandangan langit yang bertabur bintang, indah sekali. Disinilah saat dimana semua rasa capek dan kepenatan serasa menguap bersama uap kopi panas yang Ciprut minum dan menu jamur tumis hangat bikinan Binti yang kita santap bersama malam itu. Nikmat sekali.

Pagi hari ciprut bangun kesiangan karena malam harinya sempat tidak bisa tidur karena mules kebanyakan minum kopi….. hahahahaha. Walhasil jadwal muncak gunung Wilis mundur beberapa jam, setelah sarapan dan packing perlengkapan diputuskan yang akan ke puncak Wilis hanya kita bertiga [Ciprut, Binti, mas Dwin] dan yang lain menunggu di Pathok Wesi. Untuk menuju puncak Wilis kita harus kembali ke persimpangan Pathok Wesi, dari sini jalur sangat curam dengan kemiringan sekitar 80derajad [kondisi medannya seperti jalur menuju puncak G. Arjuno dari Spilar] ditambah lagi banyaknya rumput lebat setinggi tubuh manusia [diantaranya rumput merak] yang menutupi jalan setapak. Setengah perjalanan menuju puncak, medan bertambah menantang/berbahaya, hal ini membuat perjalanan semakin lama dan mengingat perhitungan waktu yang dibutuhkan dirasa tidak mencukupi dan kabut mulai turun maka kita putuskan untuk tidak melanjutkan ke puncak, dari sinilah kita menjumpai jaring panjang dari senar yang dipasang seseorang untuk menangkap burung [atau apa saja yang bisa terjaring]. Sangat disayangkan di kawasan hutan sebagai habitat beberapa species hewan lidung ternyata masih saja dijumpai banyak pemburu.

  

Setelah perjalanan turun gunung yang melelahkan, sekitar pukul 15.00 kembali kita beristirahat di Gazebo, disini tedapat warung pinggir jalan yang menyajikan menu unik yang belum pernah Ciprut makan…. Menu apakah itu?? ‘Nasi Goreng Tiwul’ ini menu nikmat khas pos Gazebo Gunung Wilis, nikmat sekali dan sangat recommended, apalagi dengan pemandangan tebing batu yang tinggi dan menakjubkan. Keren sekali, liburan di Kediri ini sangat menyenangkan.

Personil Pendakian Gunung Wilis jalur Kec. Mojo – Doho

  • Mas Dwin [Penunjuk Jalur – Besuki]
  • Mas Suyanto [Kediri]
  • Irwin [Kediri]
  • Hui [4 tahun – putrid Mas Yanto & Irwin]
  • Binti M. [Kediri]
  • Cprut [Bangil-Pasuruan]
 
24 Comments

Posted by on July 18, 2012 in Adventure & Traveling

 

Tags: , , , , ,

24 responses to “Gunung Wilis Jalur Kediri – Mojo

  1. kucur-ito hernandez

    July 18, 2012 at 21:58

    sek ileng aq rek,,munggah mrene mangan mie kadal-uarsa,plus MSR ga murup.,pas poso pisan,,hwkwkwkwk..,brsama irwin,kachonk,tyca n mas dwin gae survey try out GH D21,numpak kreto div diklat e(kachonk n tyca) gak nggowo duwek#pdhl harga karcis cm 4500..haaaaaaaaaaaa

     
    • citraciprutworld

      July 18, 2012 at 22:06

      Haakkakakak… nasipmu Cuur. tp koyoke iku dai pengalaman yang mengesankan ya? kemaren pas ketemu Mas Dwin sempet di ceritain jg, ada yang tidur ndek luar tenda. sangaar!!!

       
  2. mbank

    July 20, 2012 at 05:15

    edisi lawu & slamet menanti prut;; he22

     
    • citraciprutworld

      July 20, 2012 at 08:22

      Hahaha.. Oke mas.. diagendakan ae… nek iso ojo pas puasa’an ya.
      btw kl ada yang kurang dari tulisanku bisa dikoreksi loh mas Mbank… n_n

       
  3. langkahpetualang

    September 27, 2012 at 10:40

    Salam kenal Mbak Ciprut…disini Didit dari Kediri-Kraksaan PP..hehehe..
    Mbak Ciprut kalo nanjak lagi ajak-ajak yah…suwun.

     
    • Citra Ciprut World

      September 27, 2012 at 10:56

      Salam kenal dan salam lestari juga Didit, semoga kita bisa nanjak bareng yaah.
      n_n

       
  4. 12wilisvorever

    January 9, 2013 at 01:11

    heehee mantaf
    ^.^puuss

     
  5. 12wilisvorever

    January 9, 2013 at 01:14

    kalau jalur yang lewat madiun kare desa pulosari udah pernah nyobak apa belum puuss hehe

     
    • Citra Ciprut World

      January 9, 2013 at 17:01

      baru sekali doang aq jalan k gunung wilis.. dan itupun lewat kediri.. yang jalur lain belum pernah nyobak. lain kali dah kalau ada kesempatan main kesana lagi. n_n

       
  6. ChaeLia Iidthu Phakiess PeLita

    January 16, 2013 at 08:12

    sedikid menambhkan,, bUkan air terjun doHo,, tapii dolo. .

     
    • Citra Ciprut World

      January 16, 2013 at 12:57

      Dolo ya? terimakasih review nya ya..

       
  7. Simon Emanuel Patty

    February 18, 2013 at 02:33

    Salam kenal Mbak Ciprut🙂 Keren, blm prnah saya ke wilis. Ini apa puncak Liman itu ya? Prnah jga ke wilis cma ke Tapak Bimo. Itupun bkin jalur sndiri.Soalnya wktu hunting informasi lewat jlur Nganjuk sdikit ssah birokrasiny,hehe…Wurung akirnya🙂
    Salam lestari🙂 Klo brkenan tgl 7 Maret ayo ke Argopuro,hehe..

     
  8. Simon Emanuel Patty

    February 18, 2013 at 02:40

    Oiya Tapak Bimo saya lewat jalur Ngebel, Madiun

     
    • Citra Ciprut World

      February 18, 2013 at 12:28

      Salam kenal n salam lestari juga ya Mas Simon, sayangnya waktu itu kita ndak sempet muncak jadi cuman bermalam sampek Ngebrak aja, lagian jalur untuk muncak dari arah Ngebrak/Patok wesi cukup curam… yaah lain kali kl ada kesempatan pengen juga sampek puncaknya..
      Wow.. Argopuro?? Ciprut belum pernah kesana, sepertinya itu perjalanan yang cukup panjang ya?

       
  9. Simon Emanuel Patty

    June 10, 2013 at 00:35

    Bru sempet reply, bru sedikit longgar. Alhamdulillah ke Argopuro kmaren lancar, ne akir blan ini mau ke wilis insyaallah. Semoga saja birokrasi yg kudu pake porter pnduduk stempat bsa di nego/malah g usah make.Amien🙂

     
  10. Rohman

    August 27, 2013 at 11:57

    aku seng kaos ijo iku kenal.. wkakakakak

     
    • Citra Ciprut World

      August 27, 2013 at 17:58

      Masak sih?? yang mana nih?? .. haahahahahaaa asyeeek.

       
  11. Dadang Umc

    September 3, 2013 at 20:28

    mas duwin itu mas saya mbk,kemaren saya di batam dan sempat pulang naek puncak wilis bareng ma dia juga,,,,,,mungkin akhir taun bakal berangkat lagi ke puncak,,,,,

     
    • Citra Ciprut World

      September 6, 2013 at 21:23

      ooo.. iya kah? mas kandung? waah salam kenal buat mas Dadang n salam kangen buat mas Duwin ya..
      saya baru sekali main ke Wilis itu pun belum sempet muncak. semoga lain kali ada kesempatan main lagi ke Gunung Wilis.
      n_n

       
  12. Misbah R

    September 11, 2014 at 09:17

    kapan ke wilis lgi..

     
    • Citra Ciprut World

      March 10, 2015 at 20:26

      Masih berharap ada kesempatan untuk kesana lagi.. soale masih pengen muncak.

       
  13. Fahmi

    June 2, 2015 at 04:19

    kapan2 bisa ngantar saya ke wilis mbak ?
    Ohh iya,salam ransel dari Fahmi😀

     
  14. Fahmi

    June 2, 2015 at 04:19

    saya dari kediri mbak

     
  15. bengek crew

    June 7, 2015 at 07:46

    Butuh brapa jam bro dari besuki sampai ke puncak tanpa ngecamp, ?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: