RSS

Petualangan di Taman Nasional Meru Betiri [Part2]

08 Jan

Sukamade resort

Aji mumpung ada hari lenggang di sabtu-minggu, tiba-tiba sahabatku (Risang Serano) ngajak berpetualang ke Taman Nasional Meru Betiri untuk yang kedua kalinya, namun kali ini dengan tema yang berbeda yaitu ‘Fun Offroad’ bersama teman-temannya di komunitas Landrover dari kota Malang ‘KALDERA Adventure’. Dulu ditahun 2009 saat pertama kali kita berpetualang ke Taman Nasional Meru Betiri dengan tanpa menggunakan kendaraan pribadi, saat itu kita sempat jalan kaki sekitar 40Km melewati desa-desa, perkebunan coklat, hutan lindung dan susur pantai karena kendaraan menuju Sukamade sangat jarang dan hanya ada di hari-hari tertentu saja, pada waktu itu kita juga sempat numpang truk sembako untuk warga desa di Sukamade yang hanya berhenti sampai jembatan roboh sebelum masuk daerah Sukamade karena air sungai naik saat turun hujan. Pengalaman pertama itulah sebagai bekal kita untuk berpetualang disana lagi untuk yang kedua kalinya ini.
Jumat malam kita berkumpul di perumahan Araya – Malang, markas KALDERA Adventure, berupa garasi mobil untuk Landrover dan kendaraan offroad lainnya, disana sudah ada beberapa teman dan Landrover lainnya yang sudah siap untuk ber-adventure-ria. Hampir tengah malam perjalanan dimulai. Taman Nasional Meru Betiri bisa dicapai melalui 2 jalur [Jember & Banyuwangi]. Dari kota malang kita melewati Ranu Pane – Lumajang – Jember – Glenmore – Sarongan – Sukamade. 103Km dari kota Jember.
Dalam pemanfaatannya, Taman Nasional Meru Betiri dibagi menjadi 5 zona. [1] Zona inti : zona yang mutlak dilindungi dalamnya tidak diperbolehkan adanya perubahan apapun oleh aktivitas manusia. Kegiatan yang diperbolehkan pada zona ini hanya yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, pendidikan dan penelitian. [2] Zona rimba : untuk wisata alam terbatas, [3] Zona pemanfaatan intensif : seperti pada pantai Rejegwesi, Pantai Bandealit, dan pantai Sukamade yaitu sebagai pusat pembangunan sarana/prasarana dalam rangka pengembangan kepariwisataan alam dan rekreasi, [4] Zona rehabilitasi : sebagai tempat kegiatan rehabilitasi yang sudah rusak akibat perambahan. [5] Zona pemanfaatan khusus : sebagai area yang ditujukan untuk mengakomodir kepentingan perlindungan dan pelestarian taman nasional, wisata alam dan wisata agro.
Ujung perjalanan kita adalah pantai Sukamade yang masuk dalam zona pemanfaatan intensif dan zona rimba. Sukamade merupakan pusat penangkaran anak penyu/tukik yang merupakan satwa liar dilindungi. Setelah perjalanan panjang yang lumayan melelahkan, kita mendirikan tenda untuk beristirahat disini, adapun fasilitas yang ada di pusat penangkaran selain Bak pembesaran tukik / anak penyu ini adalah Kantin / Warung, Mushola , MCK, Camping ground, Genset, & Solar cell. Pada pagi hari kita ikut melepaskan ratusan tukik penyu ke lautan dan bersantai di pantai Sukamade serta mengamati puluhan macaca & lutung yang mendekati tenda kita.

Pantai Sukamade[Photo by Shanon Potret]

Tukik penyu Jeger community Istirahat di Ranu Pane Offroad malam [Alas Wangi] Offroad Sungai Check mesin & mogok adalah hal wajib dalam petualangan ini

Sore hari kita sampai di pantai Rejegwesi yang berombak relative kecil dibanding pantai selatan lainnya. Menikmati suasana sunset, tak lama kemudian ada yang tidak tahan untuk mencoba cipratan air laut di pantai ini dengan menggunakan LandRover, namanya juga offroad, segala medan terjal dan tak biasapun pasti diterjang begitu juga dengan pasir pantai di Rejegwesi ini.

Offroad pantai [Pantai Rejegwesi] [Photo by : Shanon Potret]

 
 

Tags: , , , , , ,

4 responses to “Petualangan di Taman Nasional Meru Betiri [Part2]

  1. Summer

    February 14, 2013 at 19:40

    Hallo,

    This is for you, for being kind to others and me, http://www.bigcards.nl/card/pickup/bc-c7cf3c10/

    Sweet Valentine greetings, Summer

     
  2. Citra Ciprut World

    February 15, 2013 at 12:17

    Thanks for sweet greeting card. I love it.
    n_n

     
  3. Reni

    May 10, 2013 at 16:24

    Hi Citra. Boleh di share transportasi untuk ke Meru Betiri kah? Thanks before.

     
    • Citra Ciprut World

      May 12, 2013 at 19:00

      Hi jg Reni,
      berdasarkan pengalaman pertama, kalau dari surabaya kita dulu naik bis turun di Jember (pertiga’an Jajag) sebenarnya bisa langsung turun Banyuwangi tapi perjalanan bisa lebih lama. Pertiga’an Jajag naik colt/angkutan menuju perempatan Pesanggaran,disana menunggu truk sembako atau truk lainnya yang menuju sukamade langsung.
      kalau tidak ada truk bisa oper angkutan dulu menuju pasar Sarongan. Dari Sarongan bisa numpang truk disana. Atau alternatif lainnya adalah jalan kaki sampai ada kendaraan yang bisa ditumpangi (Sarongan-Sukamade 22Km). perjalanan menuju sukamade terdapat sungai besar dengan jembatan yang rusak tidak bisa dilewati, jadi kalau arus tidak deras truk atau kendaraan besar bisa menyebranginya namun kalau arus deras maka otomatis kita harus jalan kaki.

      catatan bagi yang tidak membawa tenda bisa sewa penginapan di resort Sukamade (100-200 ribu)

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: